Rabu, 30 November 2011

Kreatif! Sandal Multi Fungsi


Banyak cara yang dilakukan oleh produsen sepatu sandal salah satunya dengan melakukan modifikasi sehingga cukup hanya beli 1 bisa digunakan 2 fungsi.



kreatif ya!

Selasa, 29 November 2011

Sinetron Oh Sinetron

Sinetron, itulah namanya bagi kita, khususnya di Indonesia. Dan sekarang saya hanya membahas sinetron yang berasal dari Indonesia saja.

Waktu saya masih kecil, sinetron Indonesia itu bagus-bagus (ini menurut pengamatan saya). Soalnya, jalan ceritanya bermacam-macam, sinetronnya juga banyak. Jadi tiap hari itu, sinetronnya pasti ganti terus. Karena kebanyakan, ditayangin sekali seminggu (g’ bosan deh).

Tapi sekarang, dengan teramat menyesal saya harus mengatakan ini (lebay). Kebanyakan dari sinetron Indonesia, jalan ceritanya terkesan itu-itu saja. Perebutan harta warisan, kisah cinta si Kaya dan si Miskin, dan yang paling sering adalah Kisah tertukar atau hilangnya anak yang pada akhirnya akan bertemu lagi dengan orang tuanya. Setuju ?

Namun, yang paling menarik adalah ada beberapa hal unik yang menjadi ciri khas sinetron Indonesia. Yaitu adegan-adegan yang hampir selalu muncul dalam setiap sinetron Indonesia. Berikut adalah beberapa adegan, yang mungkin tidak asing lagi bagi kamu penikmat sinetron Indonesia:

1.        Adegan cewek yang menyiram pacarnya dengan air minum karena kepergok selingkuh dengan wanita lain (adegan ini biasanya berlangsung di Restoran).
2.       Adegan orang yang menghentikan sebuah pernikahan. Biasanya ketika penghulu bertanya pada para saksi, "Sah para saksi?", tiba tiba ada tokoh lain yang berteriak "Tunggu!" Untuk menggagalkan pernikahan (Basi).
3.       Adegan sedih saat seorang cewek atau cowok sedang ditimpa kemalangan, trus lari keluar rumah (Biasanya turun hujan sampe basah-basahan, biar dikira melas kali ya?).
4.      Adegan tokoh utama yang sedang mencari tokoh lainya (pacar, ayah, ibu, atau orang lain yang disayanginya) namun belum ketemu, padahal sudah berada di jarak yang dekat, entah karena si tokoh tidak melihat atau pandanganya tertutup angkot (biasanya gitu sih).
5.       Adegan tokoh utama cowok yang dengan mudahnya bisa menang jika berkelahi dengan penjahat walaupun dikeroyok (Padahal di awal cerita tak ada adegan si tokoh utama cowok belajar pencak silat).
6.      Adegan tokoh yang berteriak kaget "APA......?" saat diberitahu ada anggota keluarganya yang kecelakaan (emangnya ga ada ekspresi lain ya selain "APA...?").
7.       Adegan kecelakaan yang goblok, udah tahu mau ada mobil atau motor yang nabrak bukanya lari atau menghindar malah cuman berdiam diri nutupin mata sambil berteriak.
8.      Adegan orang yang baru nerima gaji atau nerima uang. Sambil menghitung jumlah uang yang dia peroleh. Ehh, taunya langsung dicopet tuh uang atau diambil secara paksa oleh preman. (adegan ini biasanya berlangsung di tepi jalan).
9.      Adegan seseorang yang akan berbuat jahat, dan bego’nya orang tersebut ngomong sendiri sambil memasang raut muka yang terkesan marah atau senang sambil mengangkat-angkat alisnya. (kalo emang mau berbuat jahat, jangan di bilang-bilangin..! haha).
10.    Adegan penjahat yang lagi lari-lari ngejar tokoh utama lalu berhenti sejenak cuma buat teriak "Hoee Jangan Lari loe!" (kalo cuma mau bilang begitu ngapain pake berhenti segala, goblok. Gobloknya lagi, udah tahu dikejar penjahat kok malah disuruh berhenti, ya tentu aja gak mau... Hahahahahah Koplak bener ya!).

Selasa, 22 November 2011

Bukittinggi, an attractive city


Bukittinggi is a small town in Indonesia, located in the province of West Sumatra. The city is well-liked tourists as a major tourist destination in Indonesia. Bukittinggi is also often used as a place for meetings and conferences of national and international level. The town is famous for its natural beauty, very nice place to visit.

Tourism object

1.        A Big Clock (Jam Gadang)





From the tower Clock Tower, the tourists can see the panorama of the city of Bukittinggi is composed of hills, valleys and buildings lined up in the middle of town to be missed.

2.       Palace Bung Hatta.


This building is located in the center of Bukittinggi, exactly in front of the Big Clock.

3.       Kinantan Zoo



This tourist attraction is the oldest zoo in Indonesia. In the  middle of tourist sites have shaped the Cultural Museum of Minangkabau traditional house, the Museum of Zoology and children's playground.


4.      Fort De Kock

A military fort was established in 1825. From this place we can remove the view with a charming view of the canyon Sianok, Singgalang Mountain, Mount Merapi. Mountain and Mount Sago Pasaman.

5.       Bridge Limpapeh



This bridge connects the zoo Kinantan the fortress Fort de Kock.

6.      Lobang Jepang


The tunnel is 1,400 meters in length over the winding is made by Japanese soldiers during the period of 1942, is located in the middle of the garden panorama, with a width of over 2 meters.

7.       Canyon Sianok



Sianok canyon is a beautiful valley, green and fertile, in essentially a tributary flowing sinuous trace the crevices of the cliffs with a colorful backdrop of Mount Merapi and Mount Singgalang verdant, natural really fascinating.

8.      Janjang Ampek Puluah

This Jenjang  was built in 1908 which was originally as a liaison between the Pasar Atas with Pasar Bawah.

9.      Memorial Park Bung Hatta
This park is located in the center of Bukittinggi besides Bung Hatta Palace, built to commemorate a century of Bung Hatta was born August 12, 2002.

10.    Panorama park





From the garden we enjoy the beautiful scenery and fascinating, especially towards the canyon Sianok. At this location there are souvenir stalls Minangkabau, food and drink stalls, permanent seating, parking and other facilities.

11.     Museums Struggle Tridaya Eka Dharma



Eka Dharma Tridaya Struggle Museum is located right in front of Japanese Cave area attractions.

12.    Library Bung Hatta





Hotel

1.        The Hills Bukittinggi Hotel****









  
2.       Pusako Hotel****
3.       Royal Denai Hotel***
4.      Campago Hotel***
5.       Grand Malindo**
6.      Dymens Hotel Internasional*
7.       Lima’s Hotel*
8.      Benteng Hotel*
9.      Bagindo Hotel*
10.    Kharisma Hotel*


Culinary

1.       Rendang


2.       Dendeng Batokok


3.       Gulai Ayam Nenas


4.       Goreng Baluik Balado


5.       Gulai Kalio


6.       Gulai Kapalo Lauak


7.       Bika Si Mariana


8.       Keripik Sanjai


9.       Karak Kaliang